Belajar Sistem Library Assistant AI dari UIN Raden Mas Said
(Sebuah Catatan Hasil Studi Komparatif dan Adaptif di UPT Perpustakaan UIN Raden Mas Said Surakarta)
Oleh : Tohirin & Ian Septian
Digitalisasi perpustakaan terus berkembang dan menuntut lembaga akademik menghadirkan layanan yang cepat, akurat, aman, serta responsif terhadap kebutuhan pengguna. Untuk meningkatkan kualitas layanan karya ilmiah, tim Perpustakaan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon melakukan studi banding ke Perpustakaan UIN Raden Mas Said Surakarta—peraih Juara Nasional AILA 2025—pada 19 November 2025.
Perpustakaan UIN Raden Mas Said menunjukkan standar baru dalam pengelolaan Digital Library berbasis AI. Mereka menghadirkan fitur Library Assistant yang membuat pengguna dapat berinteraksi langsung dengan skripsi, tesis, dan jurnal secara cerdas dan efisien.
Inovasi Digital Library yang Menginspirasi
Kami menemukan dua fitur yang sangat relevan dengan kebutuhan perpustakaan modern:
1. Chat Dokumen Cerdas Berbasis AI
Fitur ini memungkinkan pengguna membuka dokumen ilmiah terlebih dahulu, lalu mengajukan pertanyaan melalui chat. Sistem AI langsung menjawab, merangkum, atau menjelaskan bagian tertentu dari skripsi atau tesis. Fitur ini mempermudah mahasiswa memahami karya ilmiah dengan cepat.
2. Proteksi PDF untuk Keamanan Karya Ilmiah
Sistem hanya mengizinkan pengguna membaca dokumen di dalam platform tanpa mengunduhnya. Teknologi ini melindungi karya ilmiah dari plagiarisme, penyebaran ilegal, dan penyalahgunaan data.
Pengalaman Uji Coba Langsung
Selama kunjungan, kami langsung mencoba fitur Library Assistant. Setelah membuka PDF skripsi atau jurnal, fitur chat otomatis aktif dan siap membantu. Prosesnya sederhana, cepat, dan membuat pengalaman membaca menjadi lebih interaktif.
Potensi Implementasi di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon
Melalui studi banding ini, kami menyimpulkan bahwa teknologi AI untuk layanan digital perpustakaan sangat mungkin kami terapkan di Digital Library Karya Ilmiah UINSSNC. Struktur sistem kami cukup mirip dengan platform milik UIN Raden Mas Said, sehingga kami dapat mengintegrasikan fitur chat cerdas tersebut ke depannya.
Kesimpulan: Mewujudkan Layanan Perpustakaan yang Lebih Cerdas
Studi banding ini memperkuat komitmen kami dalam mengembangkan perpustakaan digital yang bukan hanya memindahkan buku ke layar, tetapi juga mempermudah civitas akademika dalam belajar, memahami karya ilmiah, serta menjaga keamanan intelektual.
Kami membawa pulang ide-ide baru dan tekad untuk menghadirkan layanan Digital Library yang lebih interaktif, lebih aman, dan lebih cerdas bagi seluruh mahasiswa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.