Studi Komparatif Pustakawan UINSSC di Perpustakaan Digital UNAS Jakarta
Oleh : Tohirin & Eti Subernati (Pustakawan Ahli Muda UINSSC)

A. Pendahuluan
Dalam upaya meningkatkan kualitas layanan informasi dan memperkuat transformasi digital, para pustakawan UIN Syarif Syekh Nurjati Cirebon (UINSSC) melaksanakan kegiatan studi komparatif dan adaptasi pengelolaan perpustakaan digital ke Universitas Nasional (UNAS) Jakarta. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperluas wawasan, mempelajari praktik terbaik (best practices), serta membangun jejaring kerja antarperpustakaan perguruan tinggi. Rabu,12 Nopember 2025.
B. Latar Belakang
Perkembangan teknologi informasi menuntut perpustakaan untuk berinovasi dalam menyediakan akses pengetahuan yang cepat, akurat, dan relevan. UINSSC melalui Pusat Perpustakaan Siber tengah mengembangkan konsep layanan digital-first, termasuk optimalisasi repository, integrasi sistem manajemen perpustakaan, serta pengembangan koleksi digital berbasis kebutuhan akademik. Oleh karena itu, studi komparatif ke UNAS dilakukan untuk melihat langsung implementasi pengelolaan perpustakaan digital yang sudah berjalan lebih matang.
C. Tujuan Kegiatan
Kegiatan studi komparatif ini memiliki beberapa tujuan utama:
- Mengidentifikasi model pengelolaan perpustakaan digital yang telah diterapkan UNAS.
- Mempelajari strategi digitalisasi koleksi, mulai dari alur kerja digitalisasi, preservasi file, hingga standar metadata.
- Mengadaptasi sistem otomasi dan repository yang mendukung akses open access.
- Membangun kerja sama kelembagaan dalam bidang pengembangan perpustakaan digital.
- Menyusun rencana tindak lanjut untuk implementasi di UINSSC berdasarkan temuan lapangan.
D. Rangkaian Kegiatan
Kegiatan ini berlangsung dalam beberapa sesi, antara lain:
1. Paparan Pengelolaan Perpustakaan Digital UNAS
Tim pustakawan UNAS memaparkan:
- Kebijakan digitalisasi koleksi,
- Pengembangan e-library dan e-resources
- Sistem otomasi berbasis SLiMS/INLIS atau platform internal,
- Mekanisme preservasi digital dan backup data.
2. Diskusi dan Tanya Jawab Teknis
Pustakawan UINSSC berdiskusi langsung mengenai:
- Integrasi OPAC dengan koleksi digital,
- Implementasi repository institusi,
- Kegiatan literasi digital berbasis e-learning,
- Pengelolaan hak cipta (copyright management) dan akses pengguna.
3. Observasi Lapangan
Tim melakukan kunjungan ke:
- Ruang layanan digital,
- Server room atau pusat data,
- Laboratorium digitalisasi,
- Area layanan mahasiswa berbasis teknologi.
4. Penyusunan Catatan Adaptasi
Di akhir kegiatan, kedua pihak melakukan perumusan poin adaptasi yang berpotensi diterapkan di UINSSC, seperti:
- Penguatan sistem repository,
- Pengembangan e-library berbasis mobile,
- Automasi workflow digitalisasi,
- Peningkatan literasi digital mahasiswa dan sivitas akademika.
E. Hasil dan Manfaat Kegiatan
Melalui kegiatan studi komparatif ini, UINSSC memperoleh sejumlah manfaat strategis, di antaranya:
- Model implementasi nyata mengenai tata kelola perpustakaan digital di perguruan tinggi besar.
- Konsep pengembangan yang lebih terarah untuk mendukung Visi Perpustakaan Siber UINSSC.
- Inspirasi inovasi dalam pelayanan berbasis teknologi seperti self-service, e-learning support, dan integrasi data akademik.
- Pemahaman mendalam tentang standar metadata, repositori, dan digital preservation yang dapat diaplikasikan pada pengembangan perpustakaan digital UINSSC.
- Terbukanya peluang MoU/MoA di bidang pengembangan perpustakaan dan kegiatan akademik lainnya.
F. Penutup
Kegiatan studi komparatif ini merupakan langkah konkret UINSSC dalam membangun perpustakaan modern yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Dengan mengadopsi praktik terbaik dari UNAS Jakarta, perpustakaan UINSSC optimis dapat mempercepat transformasi digital dan meningkatkan kualitas layanan informasi bagi seluruh sivitas akademika.
Kunjungan ini sekaligus memperkuat komitmen UINSSC untuk menghadirkan perpustakaan berbasis teknologi yang unggul, inklusif, dan relevan dengan kebutuhan dunia akademik masa kini.