Pusat Perpustakaan

Pustakawan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon aktif mengikuti Bimtek Literasi Informasi yang digelar Dispusip Kota Cirebon : tahun 2025

Pustakawan UINSSC Aktif Tingkatkan Kompetensi Melalui Bimtek Literasi Informasi

Sebagai wujud komitmen dalam meningkatkan kompetensi pustakawan di era digital, dua pustakawan Pusat Perpustakaan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Rosyidah, S.Ag. dan Windi Nurwidian, S.S.I., mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Literasi Informasi yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Cirebon. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, pada 7–8 Oktober 2025, di Ruang Story Telling lantai 2 Gedung Dispusip Kota Cirebon.

Peserta Bimtek

Beragam pustakawan dari berbagai perguruan tinggi di Cirebon ikut serta dalam kegiatan ini, antara lain dari Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ), Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG), Universitas Catur Insan Cendekia (UCIC), Universitas Bhakti Husada Indonesia (UBHI), Universitas Nahdlatul Ulama (UNU), serta UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon (UINSSC). Selain itu, tenaga perpustakaan SMA/SMK dan para pegiat literasi dari berbagai sekolah di Kota Cirebon turut berpartisipasi, memperkaya kolaborasi lintas jenjang pendidikan.

Sambutan Kadis

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Cirebon, Gunawan, ATD., DEA., secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya literasi informasi bagi pustakawan dan tenaga pendidik. Gunawan mengimbau para peserta untuk terus meningkatkan kemampuan literasi informasi agar mampu menyaring dan mengelola arus informasi digital secara kritis, sehingga masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak valid.

Materi dan Narasumber

Sebagai narasumber utama, Nurmaya Prahatmaja, S.Sos., M.A., memaparkan lima tahapan literasi informasi, yaitu kebutuhan informasi, penelusuran informasi, evaluasi informasi, analisis-sintesis informasi, dan diseminasi informasi. Ia juga memperkenalkan model Big6 Literacy, yang mengajarkan peserta untuk mencari dan mengelola informasi secara sistematis, mulai dari perumusan masalah hingga penyebaran hasil melalui media sosial, libtalk, atau podcast edukatif.

Diskusi Interaktif

Peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga berpartisipasi aktif dalam praktik penulisan esai kelompok dan diskusi lintas lembaga. Kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi dan refleksi mengenai peran pustakawan sebagai penggerak literasi informasi di berbagai jenis perpustakaan. Dalam sesi diskusi, Rosyidah, S.Ag., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memberikan banyak inspirasi dan wawasan baru.

“Bimtek ini sangat bermanfaat untuk memperkuat peran pustakawan sebagai pendamping literasi di lingkungan akademik. Kami mendapatkan banyak strategi baru untuk membantu mahasiswa menjadi pengguna informasi yang lebih kritis dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Sementara itu, Windi Nurwidian, S.S.I., menambahkan bahwa materi yang disampaikan sangat relevan dengan kebutuhan pustakawan masa kini, khususnya di perguruan tinggi berbasis digital seperti UIN Siber Syekh Nurjati.

“Literasi informasi bukan hanya tentang mencari data, tetapi bagaimana kita mengelola, mengevaluasi, dan menyebarkan informasi dengan benar. Ini sejalan dengan semangat UINSSC sebagai kampus siber yang menekankan literasi digital dan kolaborasi terbuka,” tutur Windi.

Penutup

Melalui partisipasi aktif dalam Bimtek ini, pustakawan UINSSC menunjukkan komitmen nyata dalam pengembangan kompetensi sumber daya manusia di bidang kepustakawanan.
>Dengan bekal pengetahuan dan keterampilan baru yang diperoleh, mereka siap berperan sebagai fasilitator pengetahuan dan agen literasi digital yang tidak hanya melayani, tetapi juga menginspirasi masyarakat akademik dalam membangun budaya literasi yang berkelanjutan.

Dipublikasikan oleh: @Toh | 08 Oktober 2025

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top